input license here

Mengenal Konnyaku, Jenis dan Manfaatnya

Apa Itu Tanaman Konyaku?
 
Konnyaku yang memiliki nama latin Amorphophallus konjac, merupakan jenis tumbuhan umbi yang biasa dibudidayakan di India, China, Korea, Jepang, serta Asia Tenggara seperti Indonesia dan Myanmar. Umbi tanaman ini banyak mengandung pati yang dapat dibuat menjadi tepung dan agar-agar untuk konsumsi. Meski konnyaku memiliki rasa yang hambar, tetapi makanan ini tetap digemari masyarakat Jepang karena konnyaku dipercaya memiliki khasiat kesehatan yang sangat baik.

bunga dan pohon konyaku

Tanaman Konyaku  Berasal Dari Negara Jepang

Masyarakat Jepang sangat mendukung pola hidup sehat sehari-hari, tidak heran jika konnyaku menjadi bahan makanan yang sering digunakan dalam masakan Jepang. Selain itu, konnyaku sering digunakan oleh produsen makanan sebagai pengganti gelatin, sehingga para vegetarian dapat mengonsumsi produk yang dibuat konnyaku.

Konnyaku pertama kali diperkenalkan oleh orang Jepang sebagai obat pada abad ke-6 dan telah menjadi makanan sehari-hari negara tersebut selama sekitar 1.500 tahun. Konnyaku dipercaya memiliki khasiat kesehatan yang baik, seperti kemampuan menstabilkan kadar kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi.

Di Jepang, produk konnyaku sangat bervariasi, dari bahan hingga bentuk dan warna konnyaku. Dilihat dari warnanya, ada 4 jenis konnyaku yang sering kita jumpai di Jepang yaitu Kuroi Konnyaku, Shiroi Konnyaku, Seisou Konnyaku dan juga Sashimi Konnyaku. Shiroi Konnyaku adalah konnyaku yang terbuat dari bubuk kecil hasil umbi tanaman konnyaku yang telah dikotori halus.

umbi konyaku

Kuroi Konnyaku sejenis hijiki (seaweed yang banyak dikonsumsi) ditambahkan ke tepung yang digunakan untuk membuat Shiroi Konnyaku, sehingga mengubah warna konnyaku menjadi hitam. Seisou Konnyaku adalah konnyaku yang dibuat dengan cara mencabik-cabik umbi konnyaku, sehingga dibandingkan dengan Shiroi Konnyaku, Seisou Konnyaku memiliki warna yang sedikit lebih gelap karena kulit umbinya juga ikut masuk ke dalam pasta konnyaku.

Konnyaku sashimi adalah konnyaku yang penyusunnya mengandung rumput laut, sehingga konnyaku ini memiliki warna hijau. Dibandingkan dengan konnyaku lainnya, Konnyaku Sashimi memiliki kandungan air yang lebih banyak dan tidak perlu dimasak terlebih dahulu untuk mengkonsumsinya.

Jenis – Jenis Tanaman Konyaku


Dilihat dari bentuknya, ada 5 jenis konnyaku yang ada di Jepang yaitu Ita Konnyaku, Tsuki Konnyaku, Tama Konnyaku, Ito Konnyaku dan juga Nejiri-ito Konnyaku. Ita Konnyaku adalah konnyaku yang paling umum ditemukan di pasar Jepang. Konnyaku hadir dalam bentuk balok, yang memungkinkan konsumen untuk memotong konnyaku dalam bentuk apapun yang mereka inginkan saat memasak. Tsuki Konnyaku adalah konnyaku yang dipotong menjadi bentuk menyerupai mie pendek dan tebal. Konnyaku ini sering digunakan untuk masakan tumis atau gorengan.

Tama Konnyaku adalah konnyaku bundar, biasa digunakan untuk hidangan sop seperti sop dan oden. Ito Konnyaku, atau biasa disebut dengan Shirataki, merupakan konnyaku yang berbentuk seperti mie. Mirip dengan Tama Konnyaku, Konnyaku ini umumnya digunakan untuk memasak sup. Sedangkan Konnyaku Nejiri-ito merupakan konnyaku yang memiliki bentuk seperti Shirataki yang dipelintir agar lebih mudah dikunyah.

Konyaku Cocok Untuk Diet dan Pengganti Karbohidrat


Umbi konnyaku memiliki kandungan pati yang tinggi oleh karena itu dapat diolah untuk dikonsumsi manusia. Kandungan ini membuat konnyaku rendah kalori tapi mengenyangkan. Konnyaku membuat perut kenyang setelah mengkonsumsi konnyaku, sehingga makanan ini juga bisa dijadikan makanan untuk keperluan diet.

Namun, karena konnyaku sangat rendah karbohidrat, konsumen konnyaku untuk keperluan diet disarankan mengingat untuk mengonsumsi makanan lain yang mengandung cukup karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Konnyaku memiliki kandungan air dan serat yang sangat tinggi. Apalagi karena tubuh manusia sulit mencerna glukosamannan (polisakarida yang dapat larut dalam air dan dianggap sebagai serat pangan, komponen hemiselulosa dalam dinding sel beberapa spesies tumbuhan), maka konnyaku yang dikonsumsi akan mengalir begitu saja ke dalam tubuh agar makanan ini memiliki kemampuan untuk membersihkan usus dan lambung.

Produksi Tamanan Konyaku di Indonesia

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki wilayah yang baik untuk menanam tanaman konnyaku memiliki potensi yang sangat besar untuk membudidayakan tanaman ini untuk diekspor ke Jepang. Nama konnyaku mungkin terdengar asing bagi kebanyakan orang Indonesia. Tanaman ini tumbuh dari umbi besar yang memiliki diameter sekitar 25 sentimeter yang mirip dengan umbi talas dan ubi jalar.

Selain konyaku, Indonesia juga memiliki tamanan yang mirip dengan itu. Namanya porang atau umbi porang. Umbi porang adalah sejenis tanaman hutan yang ternyata memiliki karakteristik yang mirip konyaku yaitu nilai karbohidrat yang juga rendah. Saat ini porang mulai diperkenalkan untuk bahan baku berkarbohidrat.

Penulis : Aristanti E.
Editor : Sigit Utomo

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar