Tips Menjual Sayur Organik Untuk Pemula

Tips Menjual Sayur Organik Untuk Pemula

Perlunya Strategi Menjual Sayur Organik Untuk Petani


Bisnis sayur organik saat ini mulai banyak diminati orang - orang karena adanya potensi bisnis yang menjanjikan. Parameter utama untuk melihat seberapa besar pertumbuhan atau besar potensi market sayur organik secara sederhana adalah dengan mulainya banyaknya toko atau supermarket yang menjual produk organik terutama sayur organik.

menjual sayur organik
 

Jika kita coba amati, toko - toko besar atau supermarket di kota mulai menyediakan sayur organik. Sebut saja Giant, Hypermart, Carrefour atau Superindo, semua toko itu hampir seluruh cabangnya memiliki rak khusus untuk memajang produk organik seperti sayur.Berangkat dari fakta itu kita bisa yakin bahwa konsumen produk organik seperti sayuran bukan angka yang kecil.

 

Pasar sayur organik semakin meluas manakala produk katagori ini mampu mulai masuk ke online market. Dengan adanya kemudahan market place dan distribusi logistik yang memadai seperti Grab atau Gojek, distribusi sayur organik online berkembang pesat. Kecenderungan seseorang belanja memalui aplikasi sayur online membuat perluasan pasar organik juga lebih signifikan kenaikannya.

 

Dengan adanya potensi pasar yang semakin besar, petani atau pengusaha juga harus mulai bisa beradaptasi dengan cara atau strategi menjual produk sayur organik mereka saat ini. Khusus untuk pemula, mereka sangat mungkin mengalami kesulitan dalam menjual hasil panen karena belum terlalu paham sistem penjualan sayur oganik yang ideal.

 

Presepsi yang paling sering adalah anggapan "ya sekarang ada online market, tinggal kita posting saja pasti banyak yang mau". Keyakinan itu tidak salah, hanya perlu juga kita realistis bahwa saat ini bisnis organik ini tidak hanya menjadi proyek petani "kecil", namun sudah mulai dilirik oleh pemilik bisnis profesional berskala menengah ke atas. Artinya kita juga perlu tahu bagaimana produk sayur organik kita bisa laku dipasaran meski bersaing dengan merek - merek besar.

 

Tips Menjual dan Memasarkan Produk Sayur Organik Petani Pemula

 

1. Riset produk dan pasar sebelum mulai menanam atau menjual

 

Untuk diketahui produk organik yang saat ini beredar di pasar itu ada hampir 100 jenis itu dari katagori sayur saja. Artinya kita sadar, tidak harus semua kita tanam. Coba mulai dengan melihat di beberapa toko, supermarket atau toko online produk apa saja yang kira - kira paling laku di pasaran. 

 

Saat riset atau mencari informasi catat pula harga, spesifikasi produk dan jika memungkinkan ambil foto untuk arsip. Data - data tadi akan sangat berguna mana kala nanti akan menentukan produk apa yang nanti akan dibuat rencana tanam atau rencana penjualan.

 

2. Mulai dengan produk yang paling "jago" atau bisa

 

Saat kita sudah memiliki data atau informasi produk sayur organik apa yang kira - kita yang dibutuhkan pasar, maka mulailah melakukan pemilihan. Misalnya saat melakukan pendataan kita punya 10 macam sayur yang kita anggap berpotensi, pilihlah berdasarkan pengalaman atau keahlian tanam yang kita mampu.

 

Alasannya sederhana, dengan adanya pemilihan produk yang tepat, resiko untuk gagal panen itu seharusnya bisa diperkecil. Apabila jenis nya semua belum pernah dicoba semua bagaimana? mulailah dengan yang menurut kita paling paham penanamannya.

 

3. Hitung potensi panen dan estimasi masa panen

 

Salah satu faktor yang kadang membuat produsen sayur stres misalnya adalah ketidak sesuaian panen dengan penjualan. Memang tidak ada satu teori manapun yang bisa memastikan semua bisa sesuai karena itu adalah seni dari wira usaha.

 

Namun, yang bisa kita lakukan adalah menghitung dengan sederhana potensi dan perkiraan tanggal panen. Tujuannya jelas, yaitu menyingkronkan penjualan kita. Misal kita tahu minggu depan penen 10 kg selada, maka kita sudah mulai hitung, saat penawaran maka kita sebutkan koutanya berasapa. Dengan cara ini maka kecenderungan kekosongan supply akan lebih menurun karena sudah diantisipasi.

 

4. Cobalah mulai dengan media promosi yang gratis

 

Kita saat bisa gunakan FB, Instagram atau Whatsapp untuk promosi produk kita. Tiga alat sosial media tadi saat ini memiliki user atau pengguna aktif sengat banyak. Artinya kita bisa manfaatkan supaya menjadi potensi pelanggan kita.

 

5. Pilih target yang spesifik atau jelas

 

Tidak semua orang adalah target kita. Apalagi sayur organik adalah kategori nice market dalam konsep marketing. Artinya kita harus pilih terlebih dahulu mana saja orang yang kira - kita paling cocok dengan produk kita. 

 

Contoh paling mudah misalnya kita mau promosi di Facebook, selain di beranda facebook kita, pilihlah group yang memang masih memiliki korelasi dengan produk organik. Dengan promosi kesana minimal kita faham nanti yang memberikan komentar. Nah, komentar tandi adalah sinyal bahwa promosi kita sudah mulai dilihat atau dibaca orang

 

6. Sertakan spec dan gambar produk yang jelas

 

Sangat disarankan saat promosi kita memberikan informasi yang jelas disertai gambar. Tujuan utama adalah menunjukkan jenis sayur yang kita jual itu seperti apa. Misal paling mudah ada selada organik, untuk diketahui jenis selada itu ada puluhan, nah foto tadi adalah media paling mudah untuk menunjukkan sebenarnya jenis sayur apa yang kita jual.

 

Untuk spect juga sama, alangkah kita jelaskan dengan detail produk panenan kita. Misalnya kita mau promosi bayam organik maka kita bisa tambahkan informasi spesifikasi misal; warna hijau segar, tinggi sekitar 25 cm, akar tidak dopotong alias hanya dicuci atau ukuran per kemasana 250 gr.

 

7. Belajar standar pengemasan sayur organik

 

Kita sebagian dari awal mestinya sadarh bahwa sayur organik adalah nice market. Artinya orang - orang yang akan kita sasar juga harus kita pahami. Umumnya pelanggan produk ini menyukai kemasan yang rapi dan bersih.

 

Berangkat dari sana kita akan sadar bahwa kita juga mulai harus adaptasi pada standar kemasan yang sudah baku. Beda dengan sayur non organik atau konvensional yang bisa dijual lebih bebas dalam segi kemasan. Untuk itulah perlu melakukan benchmaking kepada mereka yang terlebih dulu jualan sayur. Bukan untuk meniru designnya, namun meniru standar cara mengemasnya.


Lanjutan Part 2

 

Penulis : Sigit Utomo

Editor : Sigit Utomo