Cara Mudah Mengolah Sampah Organik Dari Limbah Rumah Tangga

Cara Mudah Mengolah Sampah Organik Dari Limbah Rumah Tangga

Cara Mengolah Sampah Organik Dari Bahan Sekitar Kita


Hingga saat ini sampah masih menjadi problem besar bagi masyarakat Indonesia. padahal di satu sisi, permasalahan sampah yang belum ditangani dengan baik dapat menyebabkan banyak permasalahan, baik terkait dengan kesehatan, keindahan, maupun kenyamanan. 

 

olah sampah organik sederhana

Beberapa negara seperti Korea, China, dan Amerika sudah  mulai menanamkan pentingnya memisahkan sampah rumahan serta pengelolaan masing-masing sampah organik dan non-organik. Di Indonesia, program ini baru dapat ditemui di beberapa wilayah elite perkotaan.


Namun demikian, kesadaran akan pentingnya mengolah sampah dapat dipelajari oleh masing-masing individu untuk diterapkan di tiap rumah atau daerah mereka. Apalagi untuk jenis sampah organik yang bisa dilakukan oleh semua orang karena tidak perlu menggunakan peralatan tertentu.


Definisi Sampah Organik


Sebelum membahas bagaimana cara menholah sampah organik, berikut akan dijelaskan dahulu apa itu sampah organik serta apa saja contoh nya. Secara umum, sampah organik adalah sisa pembuangan yang berasal dari makhluk hidup dan dapat terurai dengan sendirinya melalui bakteri alami.


Sampah organik dibagi menjadi dua jenis yakni sampah organik kering dan sampah organik cair. Sampah organik cair terdiri dari,

  • Sisa sayuran atau buah-buahan yang membusuk
  • Sisa masakan basi
  • Limbah dapur pada umumnya

 

Adapun limbah organik cair yaitu

  • Ranting-ranting kayu
  • Daun-daun kering
  • Kertas
  • Gelondongan kayu dan benda-benda berbahan dasar dari bagian pohon lainnya


Cara Mengolah Sampah Organik


Apabila dimanfaatkan dengan baik, sampah organik menyimpan banyak manfaat bagi manusia. Bahkan terdapat hingga tiga pemanfaatan. Langsung saja berikut ulasan manfaat sampah organik serta cara pengolahannya:


1. Menjadi pupuk tanaman / kompos


Apabila anda ke Supermarket, tentu tidak asing dengan istilah sayur organik, bukan?
Sayur organik merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut jenis tanaman sayur yang tidak menggunakan pupuk kimia maupun pestisida selama masa tanam hingga panen. Selain sayur, buah organik juga mulai mudah untuk ditemukan.


Sayur dengan label organik umumnya memiliki harga lebih mahal ketika dijual. Menurut pakar kesehatan, bahan makanan ini jauh lebih sehat dikonsumsi dikarenakan tidak mengandung bahan kimia. Tanaman organik menggunakan pupuk yang berasal dari pembusukan alami. Hal inilah yang membuat permintaan sayur organik terus meningkat.


Namun tenang, andapun menanam sayur organik sendiri, baik untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga maupun untuk dijual. Caranya pun sangat mudah, seperti di bawah ini:

  1. Siapkan lubang dengan ukuran sedang di tanah. Sesuaikan dengan lahan yang ada atau perkiraan kebutuhan pupuk. Apabila menggali tanah belum memungkinkan, bisa menggunakan ember atau bak bekas berukuran sedang
  2. Masukkan sampah-sampah organik ke dalam lubang atau bak tersebut.
  3. Masukkan tanah secukupnya. Tanah berfungsi sebagai media tumbuhnya bakteri yang akan menyebabkan pembusukan.campurkan sampah dengan tanah hingga merata.
  4. Tutup sampah supaya lembab. Dapat menggunakan genteng, tumpukan daun pisang maupun benda-benda lainnya yang bisa digunakan.
  5. Jangan terlalu sering dibuka. Buka ketika berkeperluan untuk memasukkan sampah baru (satu hari sekali) sambil diaduk-aduk kembali.
  6. Proses pembusukan pupuk organik akan menyebabkan bau tidak sedap ketika bakteri sudah mulai muncul. Namun ini menandakan bahwa pupuk sudah dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Cara pemakaiannya sama dengan  penggunaan pupuk pada umumnya. 


2. Menjadi makanan ternak


Selain berguna sebagai puppuk untuk tanaman, limbah organik juga bermanfaat sebagai pakan ternak, terutama ayam dan bebek. Fermentasi atau pembusukan dari sayur dan buah mengandung karbohidrat, protein, serta palabilits yang sangat bermanfaat bagi tubuh hewan. Adapun cara mengaplikasikannya ialah dengan mengunakannya sebagai media ceker ayam atau bebek di kandang mereka.


Dikarenakan fungsinya sebagi konsumsi baru bagi hewan ternak, maka penting untuk memastikan bahwa limbah organik berasal dari bahan-bahan beracun atau memiliki kualitas buruk. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan hewan ternak. Cara pembuatannya pun sama persis.


Penting pula memastikan bahwa kandang hewan selalu mendapatkan sinar matahari yang cukup. Seperti telah disinggung diatas, kompos mengandung banyak bakteri yang beresiko menyebabkan infeksi dan penyakit. Oleh karenanya, penting memastikan bahwa suhu kandang tetap terjaga dan tidak terlalu lembab. 


Kompos juga kurang bagus dikonsumsi terus-menerus oleh hewan ternak dalam jangka waktu panjang, jadi tetap berikan selingan makanan yang mengandung vitamin dan gizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan seperti bekatul dan sejenisnya.   

      
3. Dimanfaatkan sebagai bio gas


Biogas merupakan salah satu terobosan baru dalam bidang pemanfaatan energi, terutama listrik dan gas bumi. Di beberapa daerah, paling sering ditemui biogas digunakan sebagai pengganti elpiji, untuk pembangkit listrik sendiri membutuhkan skala yang besar.


Biogas banyak dimanfaatkan masyarakat karena lebih murah serta ramah lingkungan. Sampah organik rumah tangga kini dapat teralokasi dengan baik dan tentunya justru menguntungkan. Komposisi biogas pun sama dengan kompos umumnya, yakni sayuran-sayuran sisa, makanan basi, kulit buah, kotoran hewan, dan lain sebagainya.


Adapun cara pembuatan biogas ialah sebagai berikut:
Sebelumnya yang perlu anda siapkan

  1. 1.Wadah berupa tong atau galon. Sangat disarankan menggunakan galon karena lebih rapat jika ditutup serta memiliki bentuk lebih cocok untuk fungsinya.
  2. Dua buah pipa logam dengan ukuran berbeda, satu memiliki diameter 1 cm dan panjang 10 cm. Satunya memiliki diameter 1 cm dan panjang 20 cm.
  3. Selang plastik aquarium dengan panjang 1 meter dan diameter 1 cm
  4. Pisau
 
 Cara Pembuatan Pupuk Organik 
 
  1. Siapkan dahulu sampah organik sisa yang akan digunakan.
  2. Masukkan sampah-sampah tersebut ke dalam wadah / galon tersebut hingga mencapai setengah.
  3. Masukkan air hingga sampah didalamnya terendam dan dapat membusuk dengan baik.Jangan terlalu banyak, masukkan secukupnya.
  4. Tutup galon dengan rapat dalam jangka waktu satu minggu supaya sampah tersebut benar-benar membusuk.
  5. Setelah jangka waktu satu minggu berlalu, lubangi tutup galon berdiameter satu cm, menyesuaikan dengan ukuran pipa yang sudah disiapkan. Gunakan pisau yang tajam supaya lebih mudah.
  6. Masukkan pipa logam ke dalam lubang tersebut
  7. Sambungkan pipa logam dengan selang aquarium yang telah disiapkan. Kemudian disambungkan kepada pipa logam yang memiliki panjang 20 cm
  8. Setelah memastikan bahwa semua sudah terpasang dengan benar, maka cobalah untuk menyalakan ujung pipa tersebut menggunakan korek api. Setelah menyala, anda dapat memanfaatkannya untuk memasak. Tetap higienis dan lebih murah, bukan?


Demikian tiga referensi cara mengolah sampah organik menjadi sebuah elemen baru yang amat menguntungkan. Namun sayangnya, ide-ide ini masih kurang diminati oleh masyarakat secara merata. Cara terbaik untuk memulai sebuah perubahan ialah dengan menerapkannya lebih dahulu kepada orang lain.  

     
Permasalahan sampah bukanlah sepenuhnya tanggung jawab pemerintah maupun lembaga-lembaga pemasyarakatan lainnya, melainkan tanggung jawab masing-masing orang. Oleh karenanya, pengolahan sampah organik penting untuk disosialisasikan kepada khalayak lebih luas. 


Penulis : Hanifah

Editor : Sigit Utomo