Apa Itu Budidaya Organik? Definisi dan Penjelasan Lengkapnya

Apa Itu Budidaya Organik? Definisi dan Penjelasan Lengkapnya

Apa itu Budidaya Organik?


Budidaya organik merupakan suatu system produksi pertanian yang didasarkan pada daur ulang hara secara hayati. Petani budidaya organik biasanya berminat pada tiga ragam pendauran hara. Jenis hara yang pertama adalah pendauran hara di dalam usahatani dengan sumber yang berasal dari luar usahatani. 

 apa itu sistem pertanian organik

Jenis yang kedua adalah pendauran hara di dalam usahatani dengan sumber yang berasal dari usahatani sendiri berupa sisa pertanaman. Dan yang jenis yang ketiga adalah pendauran hara di dalam petak pertanaman.

 

Ciri-Ciri Pertanian Berbasis Budidaya Organik


Budidaya oganik ini memiliki ciri dan karakteristik tersendiri. Di antara ciri tersebut adalah:


  • Menggunakan pupuk organik. Pupuk ini biasanya berasal dari kotoran hewan ternak, sisa-sisa dedaunan yang sudah membusuk, ampas yang diambil dari sisa penyulingan tebu, ampas tempe dan juga tahu. Budidaya organik ini sama sekali tidak menggunakan bahan kimia di dalamnya.
  • Lebih ramah lingkungan. Hal ini disebabkan oleh budidaya organik yang tidak menggunakan  pupuk anorganik insektisida selama prosesnya.
  • Hasil budidayanya aman dikonsumsi. Hal ini disebabkan oleh pertanian organik yang menjamin kualitas tanamannya tetap terjaga.

 

Kegunaan Sistem Budidaya Organik


Selain memiliki karakteristik yang khas, budidaya organik juga memiliki kegunaan bagi kehidupan. Di antara kegunaan tersebut adalah:

  • Melindungi tanah dari kerusakan karena erosi dan mencegah terjadinya degradasi tanah karena kerusakan (pemampatan).
  • Menghemat penggunaan hara tanah, hal itu berarti memperpanjang umur produktif tanah.
  • Tidak menimbukan pencemaran lingkungan karena tidak terkandung bahan kimia di dalam budidaya organik tersebut.
  • Tidak mengancam kehidupan flora maupun fauna di dalam tanah. bahkan hal tersebut dapat menyehatkan dan memelihara ekosistem di dalam tanah.
  • Harganya relatif lebih murah karena menggunakan bahan-bahan yang tersedia di dalam usahatani.
  • Merupakan teknologi berkemampuan ganda, maka cocok sekali untuk diterapkan pada tanah yang memiliki masalah ganda. Tanah jenis ini terdapat luas di Indonesia; tanah acrisol, nitosol, dan ferralsol).

 

Gambaran Umum Pemasaran Produk Organik


Setelah memutuskan untuk menggunakan budidaya organik dan memanen hasilnya, maka kamu bisa menjualnya. Pemasaran yang digunakan bisa dengan model lama ataupun model baru. Hasil pertanian atau budidaya organik ini masih bisa diminati di pasar konvensional. Namun, akan lebih mendapat banyak insentif dari harganya jika menjualnya ke pasar modern atau melakukan penjualan langsung.
Berikut ini merupakan rincian pemasarannya:


- Pasar tradisional


Pasar ini memberi kenyamanan bagi para petani karena banyak sekali kemudahan yang ditawarkannya. Biasanya, petani tidak harus menggunakan sistem jemput bola karena proses panennya pun dilakukan oleh pedagang pengepul. Namun, kelemahan dari pasar ini adalah harganya yang masih rendah, apalagi untuk sistem yang dibeli sebelum dipanen.


- Pasar modern


Petani diberikan dua pilihan pola dalam menjual produknya ke pasar modern, yaitu memasoknya langsung atau melalui perusahaan pemasok. Biasanya para petani mennjualnya pada perusahaan pemasok terlebih dahulu. Petani juga bisa memasok langsung pada pasar modern, tetapi harus memiliki relasi dan modal yang cukup.


- Penjualan langsung


Selain dua opsi pemasaran di atas, terdapat juga opsi lainnya yaitu menjualnya secara langsung.  Petani memasarkan hasil panen secara langsung ke konsumen. Biasanya dalam bentuk paket-paket yang disesuaikan dengan hasil panen.


Paket dikirimkan langsung ke konsumen yang berlangganan. Jenis dan maca sayuran disesuaikan antara kebutuhan konsumen dan musim tanam. Untuk menjalankan sistem seperti ini, petani wajib menerapkan sistem multiklutur agar produk yang dihasilkan tidak monoton. Kalau sulit dipenuhi sendiri, petani produsen bisa membentuk kelompok.


Nah, demikianlah pembahasan mengenai budidaya organik. Dapat disimpulkan dahwa tidak terlalu sulit untuk melakukannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.



Penulis: Melia Fitrianingsih

Editor : Sigit Utomo